Doa Setelah Membaca Burdah: Cara Mengamalkan & Manfaat

Doa Setelah Membaca Burdah – Merupakan salah satu doa yang dibaca setelah melantunkan sholawat Burdah. Hal ini memang kerap dilakukan oleh beberapa kaum Nahdliyin, bertujuan untuk memberikan rasa syukur atas nikmat dan karunia-Nya serta mengapresiasikan rasa cintanya kepada Baginda Nabi Muhammad SAW melalui puji-pujian.

Burdah sendiri merupakan sebuah lagu yang berisi tentang sholawat serta puji-pujian. Dan Burdah sendiri pertama kali diciptakan oleh Imam al Busiri. Hingga saat ini Burdah memang sering dilantunkan sebagai salah satu amalan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dan beberapa ulama juga mengatakan jika membaca Burdah maka sama seperti mambaca Dala-ilul Khairat sebanyak 70 kali.

Sementara itu, setelah kita membaca sholawat Burdah kita juga diharuskan untuk membaca doa setelah Burdah. Doa ini di panjatkan agar kita senantiasa diberikan ampunan serta dimudahkan dalam segala urusan. Selain itu, doa ini juga ditujukan agar kelak kita juga bisa mendapatkan syafa’at dari Baginda Nabi Muhammad SAW.

Nah, bagi kamu yang ingin mencoba untuk mengamalkan doa setelah membaca Burdah kalian bisa simak informasi yang akan kami sampaikan dibawah ini. Namun, sebelum itu kalian bisa mencari tahu apa itu Burdah? dan bagaimana sholawat Burdah itu? mari kita simak bersama-sama informasi dibawah ini.

Apa Itu Burdah?

Burdah merupakan suatu Qosidah yang didalamnya berisi tentang puji-pujian atau sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Pada awalnya syair tersebut memang diciptakan oleh seorang Imam dari mesir yakni Imam al Busiri. Dan di Indonesia, Burdah sering dilantunkan oleh kaum Nahdliyin.

Sholawat Burdah

مَوُلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِمًا اَبَدًا، عَلَى حَبِيْبِكَ خَيْرِ الْخَلْقِ كُلِّهِمِ

أَمِنْ تَذَكُّرِ جِرَانٍ بِذِى سَلَمِ، مَزَجْتَ دَمْعًا جَرَاى مُقْلَةٍ بِدَمِ

أَمْ هَبَّتِ الرِّيْحُ مِنْ تِلْقَاءِ كَا ظِمَةٍ، وَأَوْمَضَ الْبَرْقُ فِى الظَّلْمَاءِ مِنْ إِضَمِ

يَا رَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَقَاصِدَنَا، وَغْفِرْلَنَامَامَضَى يَاوَاسِعَ الْكَرَمِ

Maulaa ya shollli wasallim daaiman abada, ‘alaa habiibika khoiril kholqi kullihimi

Amin tadzakkuri jirooni bidzi salami, mazajta dam’an jaroo muqlatin bidami

Am habbatirriihu mintilqooi kaadhzimatin, wa auwmadhzol barqu fidz dhzomaai idhzomi

Ya Robbi bil Musthofa balligh maqoo sidanaa, waghfirlana mamadhzo yaa wa-asi’al karomi

Artinya: “Wahai Tuhan kami (Allah Swt) curahkanlah selalu sholawat dan salam selalu selama – lamanya dan abadi, kepada kekasih-Mu (Muhammad) yang terbaik diantara semua makhluk

Apakah karena teringat tetangga yang tinggal di Dzalim, sehingga engkau cucurkan airmata bercampur darah yang mengalir di matamu

Ataukah karena tipuan angin kencang yang kencang yang berhembus dari arah “Kadzhimah”, atau karena sinar kilat yang membelah kegelapan malam dari Gunung “Idhzam”

Wahai Tuhanku demi Al-Musthofa Muhammad, sampaikanlah maksud dan hajat – hajat kami, dan ampunilah dosa – dosa kami yang terdahulu wahai Yang Maha Luas dan wahai Yang Maha Dermawan”.

Doa Setelah Membaca Burdah

burdah1 2
burdah 2 1
burdah 3 1

Duhai Allah, berkat shalawat yang kami baca ini, lapangkanlah dada kami, mudahkanlah semua urusan kami, hapuskanlah seluruh kegalauan dan kesedihankami, ampunilah dosa-dosa kami, lunaskanlah hutang-hutang kami, perbaikilah semua keadaan kami, wujudkanlah cita-cita kami, terimalah taubat kami, bersihkanlah semua kesalahan kami, menangkanlah hujj ah kami, sucikanlah lisan kami, hiburlah kesepian kami, sayangilah kami di dalam keterasingan kami.

Ya Allah, jadikanlah shalawat tersebut sebagai cahaya yang bersinar di depan dan di belakang tubuh kami, di samping kanan dan kiri kami, dalam kehidupan dan kematian kami, di kubur dan saat kebangkitan kami serta menjadi penaung kami di hari kiamat nanti.

Ya Allah, jadikanlah shalawat tersebut sebagai amal yang mem beratkan timbangan kebajikan kami dan jadikanlah keberkahannya selalu menyertai kami ,hingga kami dapat bertemu dengan Nabi Muhammad saw dalam keadaan aman, tenang, senang dan bahagia. Ya Allah, jangan pisahkan kami dari beliau. Masukkanlah kami ke tempat dimana beliau berada, sandingkanlah kami di samping beliau bersama orang- orang yang telah Engkau beri kenikmatan, yaitu para nabi, shiddiq, syahid dan orang-orang yang saleh.

Ya Allah, kami beriman kepada beliau saw sedangkan kami belum pernah melihatnya, oleh karena itu tolong berilah kami kenikmatan dengan memandang wajah beliau di dunia dan akhirat.

Ya Allah, jadikanlah hati kami selalu mencintai beliau, pakailah diri kami untuk mengamalkan sunnah beliau, wafatkanlah kami dalam agama beliau, bangkitkanlah kami dalam kelompok beliau yang selamat dan berhasil.

Ya Allah, jadikanlah rasa cinta di dalam hati kami kepada Nabi Muhammad saw ini bermanfaat bagi kami di hari saat kekuasaan, harta maupun anak tidak mendatangkan manfaat.

Ya Allah, sampaikanlah kami ke telaga beliau yang suci dan berilah kami minum dari gelas beliau yang sempurna.

Ya Allah, jadikanlah kami agar selalu dapat tinggal di Makkah dan Madinah.

Ya Allah, dalam semua permohonan kami, kami selalu bermohon syafa’at beliau, karena beliau adalah sebaik- baik pemberi syafa’at, sebaik-baik manusia yang Engkau akui kebesarannya dan kami bertawassul kepadaMu dengan beliau karena beliau adalah wasilah terdekat kami kepadaMu.

Ya Allah, kami mengadukan kepadaMu kerasnya hati  kami, banyaknya dosa kami, panjangnya angan-angan kami, buruknya amal kami, kemalasan diri kami dalam ketaatan dan keberanian kami dalam bermaksiat, karena sesungguhnya Engkau adalah tempat terbaik untuk mengadu.

Ya Allah, kami memohon kepadaMu untuk menghadapi semua musuh kami dan diri kami sendiri serta bersandar kepada kemurahanMu semata agar kami menjadi manusia yang baik, oleh karena itu, duhai Tuhan kami, janganlah serahkan kami kepada selainMu. Ya Allah, kami memiliki hubungan dengan RasulMu Muhammad saw, oleh karena itu jangan jauhkan kami dari beliau saw.

Ya Allah, di pintuMu kami berdiri, maka jangan usir kami, hanya kepadaMulah kami memohon, maka jangan sia -siakan permohonan kami ini.

Ya Allah, terimalah doa kami, berilah kami rasa aman dari semua ketakutan kami, terimalah semua amal saleh kami, jadikanlah ketaatan sebagai kesibukan kami, kebaikan sebagai tempat kembali kami dan kebahagiaan sebagai penutup usia kami.

Ya Allah, inilah cita-cita kami, diri kami tampak jelas di hadapanMu, keadaan kami tiada tersembunyi dariMu. PerintahMu kami abaikan, laranganMu kami lakukan, maka ampunanMulah yang kami inginkan. Duhai sebaik-baik Dzat yang kepadaNya ditujukan permohonan dan doa, ampunilah kami serta limpahkanlah shalawat dan salam sebanyak mungkin kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya. Dan segala puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam.

Cara Mengamalkan Sholawat Burdah

Setelah kalian mengetahui sholawat serta bacaan doa setelah Burdah, maka kalian tentu harus mengetahui cara untuk mengamalkan Burdah tersebut. Nah, menurut informasi yang kami baca, Sholawat Burdah sebaiknya kalian baca secara keseluruhan dari awal hingga akhir.

Akan tetapi karena bait sholawat Burdah sangat panjang, kalian diperbolehkan hanya memilih beberapa bait saja. Dan pengamalan syair ini biasanya memilih syair yang faedahnya sesuai dengan hajat. Sementara itu sebagian ulama besar juga mengatakan barang siapa yang membaca burdah, sama seperti membaca Dala-ilul Khairat sebanyak 70 kali.

Manfaat Doa Setelah Membaca Burdah

Sementara itu, banyak manfaat yang bisa kita ambil setelah kita membaca sholawat Burdah dan membaca doa setelahnya. Dan berikut adalah beberapa manfaat baca doa setelah Burdah:

  • Disembuhkan dari segala macam penyakit.
  • Diampuni dosa-dosanya.
  • Dimudahkan segala urusannya.
  • Mendapatkan kebahagiaan hati.
  • Tercapai segala cita-cita.
  • Dijauhkan dari hutang.
  • Diteriam taubatnya.

Kesimpulan

Itulah beberapa dia setelah membaca Burdah yang dapat sekolah pesantren sampaikan. Semoga bisa menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi kalian semua serta mampu meningkatkan keimanan kalian kepada Alloh SWT dan Rosul-Nya.