Apa Itu Madrasah Diniyah? Tujuan, Kurikulum & Tingkatannya!

Apa Itu Madrasah Diniyah – Seperti diketahui, memilih jenjang pendidikan untuk sang anak tentunya tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pendidikan menjadi salah satu modal utama sang anak untuk meraih tujuan dan keinginan di masa depannya.

Di Indonesia sendiri saat ini sudah tersedia cukup banyak sekali jenis atau jenjang pendidikan, entah itu pada sekolah formal maupun non formal. Nah, berbicara mengenai sekolah non formal, Madrasah Diniyah mungkin menjadi salah satu sekolah agama Islam yang perlu diperhatikan.

Secara garis besarnya, sekolah Islam non formal ini merupakan lembaga pendidikan yang keseluruhan mata pelajarannya ialah mata pelajaran agama Islam. Dengan kata lain, sekolah ini menjadi salah satu langkah awal untuk para peserta didik dalam mengenal ajaran agama Islam semakin dekat.

Nah, apabila diantara kalian ingin menyekolahkan anak di sekolah tersebut, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu seluk beluknya. Untuk membantunya, kali ini kami akan menjelaskan mengenai apa itu Madrasah Diniyah mulai dari pengertian, tujuan, ciri-ciri hingga beberapa tingkatannya.

Apa Itu Madrasah Diniyah?

Sebelum membahas apa saja tingkatan di dalam Madrasah Diniyah, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Seperti sudah disinggung di awal, Madrasah Diniyah merupakan lembaga pendidikan yang keseluruhan mata pelajarannya ialah mata pelajaran di dalam agama Islam.

Dimana mata pelajaran ini memungkinkan peserta didiknya menguasai materi ilmu agama secara baik. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya materi ilmu agama yang diajarkan pada jenjang sekolah ini diberikan secara padat dan jelas sehingga membuat peserta didik paham akan apa yang diajarkan.

Perlu diketahui, Madrasah Diniyah ialah lembaga pendidikan atau sekolah non formal yang diharapkan mampu secara terus menerus memberikan ajaran agama Islam kepada para peserta didiknya. Adapun pemberian ilmu keagamaan ini diberikan kepada peserta didik yang tidak terpenuhi pada jalur sekolah yang diberikan melalui sistem klasikal serta menerapkan jenjang pendidikan.

Di Indonesia sendiri, pendidikan Madrasah tersebut diselenggarakan kepada peserta didik dengan jenjang usia mulai dari 7 tahun sampai 18 tahun. Secara garis besarnya, kehadiran madrasah ini di Indonesia digolongkan sebagai fenomena modern dari transformasi masjid, pesantren serta madrasah.

Tujuan Madrasah Diniyah

Setelah mengetahui apa itu Madrasah Diniyah dari segi pengertian ataupun definsinya, maka selanjutnya kalian tinggal mencari tahu apa saja tujuannya. Sesuai pedoman dari Kementrian Agama Republik Indonesia, lembaga pendidikan tersebut mempunyai beberapa tujuan seperti di bawah ini.

  • Memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta didik untuk mengembangkan kehidupannya sebagai warga muslim beriman, bertakwa dan beramal shaleh serta berakhlak mulia.
  • Mengajarkan warga negara Indonesia untuk berkepribadian, percaya kepada diri sendiri serta sehat jasmani rohani.
  • Membina peserta didik supaya mempunyai pengalaman, pengetahuan, keterampilan beribadah serta sikap terpuji yang berguna dalam sikap pribadinya.
  • Mempersiapkan peserta didik untuk bisa mengikuti pendidikan agama Islam.

Di samping itu, Madrasah tersebut juga mempunyai tujuan lainnya untuk melayani peserta didik supaya bisa tumbuh dan berkembang. Adapun tujuan ini dilakukan untuk meningkatkan martabat dan kehidupan bermutu, membina peserta didik mempunyai pengetahuan agama, keterampilan serta sikap mental untuk pengembangan diri dan memenuhi kebutuhan belajar yang tidak bisa dipenuhi dalam jalur pendidikan formal.

Kurikulum Madrasah Diniyah

Mungkin sebagian besar dari kalian bertanya-tanya tentang apa kurikulum yang digunakan pada lembaga pendidikan jenis madrasah ini. Perlu diketahui, Madrasah Diniyah dikelompokkan ke dalam pendidikan keagamaan di luar sekolah atau non formal yang memiliki beberapa tujuan penting.

Adapun salah satu tujuannya yaitu untuk mempersiapkan siswa atau peserta didik dalam menguasai pengetahuan agama Islam yang dibina langsung oleh Kementrian Agama Republik Indonesia. Maka dari itu, materi yang diajarkan pada madrasah ini akan sangat berkaitan dalam ilmu agama.

Adapun beberapa materi yang diajarkan pada peserta didik diantaranya yaitu dalam bidang Al Quran, Hadist, Akidah, Akhlak, Fiqih, sejarah kebudayaan Islam, bahasa Arab hingga praktek ibadah. Namun, perlu diingat bahwa secara umum Madrasah Diniyah mempunyai karakteristik berbeda-beda antara madrasah satu dengan lainnya.

Adanya perbedaan tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari latar belakang atau pendiri madrasah, budaya lokal sekitar madrasah, tingkat permintaan publik untuk pendidikan agama, kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Madrasah Diniyah

Kurang lengkap rasanya apabila sudah mengetahui apa itu Madrasah Diniyah dan tujuannya, namun kalian tidak mengerti apa saja ciri-cirinya. Nah, sebagai bahan gambaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai apa saja ciri-ciri lembaga pendidikan non formal tersebut.

  • Merupakan pelengkap dari pendidikan formal.
  • Merupakan spesifikasi sesuai dengan kebutuhan dan tidak membutuhkan syarat ketat serta bisa diselenggarakan dimana saja.
  • Sistem pembelajaran tidak dibagi atas jenjang atau kelas-kelas secara ketat.
  • Materinya bersifat praktis dan khusus.
  • Waktu belajarnya relatif singkat dan warga ataupun peserta didiknya tidak harus sama.
  • Memiliki metode pengajaran cukup beragam.

Tingkatan Madrasah Diniyah

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai apa itu Madrasah Diniyah mulai dari pengertian, tujuan, kurikulum hingga ciri-cirinya. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, pada umumnya lembaga pendidikan ini dapat dikategorikan menjadi beberapa tingkatan, diantaranya yaitu seperti berikut ini.

1. Diniyah Awaliyah

Tingkatan pertama yaitu ada Madrasah Diniyah Awaliyah yang biasanya diselenggarakan untuk mengajarkan pendidikan agama Islam tingkat dasar selama 4 tahun. Adapun tingkatan madrasah ini biasanya berjumlah 18 jam pelajaran dalam seminggu.

2. Diniyah Wustho

Kemudian ada tingkatan Madrasah Diniyah Wustho dengan menyelenggarakan sistem pengajaran agama Islam tingkat menengah pertama sebagai pengembangan tingkat sebelumnya. Adapun masa belajar pada tingkatan ini yaitu selama 3 tahun dengan jumlah 18 jam pelajaran dalam seminggu.

3. Diniyah Ulya

Tingkatan terakhir yaitu ada Madrasah Diniyah Ulya dengan menyelenggarakan sistem belajar mengajar agama Islam tingkat menengah atas sebagai pengembangan pendidikan Diniyah Wustho. Diniyah Ulya dilakukan selama 2 tahun masa belajar dengan jumlah 18 jam pelajaran per minggunya.

Kesimpulan

Itulah sekiranya penjelasan dari sekolahpesantren.id seputar apa itu Madrasah Diniyah mulai dari pengertian, fungsi dan tujuan, kurikulum hingga ciri-ciri beserta beberapa tingkatan pendidikannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin menempuh jenjang pendidikan di Madrasah Aliyah.

Sumber gambar : al-fathimiyah.com