Doa Sedekah Bumi Bahas Jawa: Pengertian, Ritual & Tujuan

Doa Sedekah Bumi – Dalam acara sedekah bumi para tokoh masyarakat dan pada ulama pasti akan memanjatkan beberapa doa. Hal ini tentu dimaksudkan untuk memohon perlindungan dari Sang Pencipta dari segala macam bahaya serta bersyukur atas rezeki yang telah diberikan oleh-Nya.

Saat ini sedekah bumi memang menjadi salah satu budaya dan tradisi masyarakat Jawa yang kerap dilakukan di awal bulan Syura atau Muharam. Didalam acara ini biasanya masyarakat akan membuat tradisi bakar kemenyan atau pun membuat sesajen untuk menghormati pada leluhur yang sudah tidak ada.

Untuk melaksanakan upacara sedekah bumi sendiri, masyarakat akan menyelenggarakannya ditempat yang memang masih dianggap sakral atau suci. Seperti halnya masjid, balai desa, lapangan atau beberapa tempat lainnya yang memang masih dianggap skaral.

Selain menjadi sebuah tradisi dan budaya, sedekah bumi juga dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa syukur kita kepada Alloh SWT atas nikmat dan karunia yang diberikan. Lalu bagaimana sih acara prosesi sedekah bumi? Dan apa saja doa sedekah bumi itu? Berikut informasi lengkapnya.

Tentang Sedekah Bumi

sedekah bumi

Sedekah bumi merupakan salah satu tradisi yang dilakukan pada awal bulan Syura atau Muharam. Acara ini digelar sebagai tanda dan bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Kuasa karena limpahan rezeki yang ada di bumi untuk kelangsungan hidup manusia.

Acara ini pada umumnya diselenggarakan ditempat-tempat umum yang masih dianggap sakral oleh masyarakat sekitar seperti halnya masjid, balai desa, atau pun lapangan. Didalam acara tradisional ini memang kebanyakan masyarakat akan menyajikan sesajen saat upacara sedekah bumi dilakukan.

Namun dengan berkembangnya jaman, sesajen ini hanya menjadi sebuah simbolis untuk menghormati ada dan para orang tua saja, dan tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang memiliki nilai magis. Nah, itulah sedikit informasi mengenai sedekah bumi yang masih sering dilakukan masyarakat Jawa di awal bulan Muharam atau Syura.

Tujuan Sedekah Bumi

Lalu apa sih yang menjadi tujuan dilakukannya acara upacara sedekah bumi? Seperti yang sudah kami terangkan diatas bahwasanya sedekah bumi menjadi salah satu perwujudan rasa syukur ada nikmat dan karunia yang diberikan oleh Alloh SWT berupa hasil bumi yang cukup melimpah.

Selain itu, sedekah bumi juga memiliki makna sarana untuk memanjatkan doa agar selalu diberikan keselamatan dan dijauhkan dari bencana. Jadi maksud dan tujuan dari diadakannya sedekah bumi adalah perwujudan rasa syukur dan nikmat atas hasil bumi yang diberikan oleh Sang Maha Kuasa.

Doa Sedekah Bumi

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. اَللهم صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلاَ فَاتِ. وَتَقْضِي لَنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْحَاجَاتِ. وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَ اْلغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاِت فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. “Ya Allah limpahkanlah rahmat ta’dhim atas junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad yang dengan rahmat itu Engkau menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan malapetaka, yang dengan rahmat itu pula Engkau memenuhi dari semua hajat kami, yang dengannya Engkau mensucikan kami dari segala keburukan, yang dengan nya Engkau mengangkat kami dengan setinggi-tinggi derajat, dan dengan nya pula Engkau mengantar kami ke tempat yang paling ujung dari semua kebaikan (hidup) di dunia dan (hidup) setelah mati. Dan semoga Allah melimpahkan rahmat ta’dhim dan keselamatan kepada makhluk terbaik-Nya yaitu junjungan kami Nabi Muhammad, kepada keluarga dan sahabatnya”.

اَللهم نُوْرُ السَّمٰوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا خَلْقُ اللهِ تَعَالٰى خَلَقْتَ الْجِنَّ وَاْلإِنْسِ وَهُوَ عَلىٰ كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. اللهم اِنَّا نَسْأَلُكَ رِزْقًا حَلاَ لاً طَيِّبًا وَعِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Ya Allah, cahaya langit dan bumi, dan apa saja yang berada di antara keduanya adalah ciptaan Allah ta’ala. Engkau telah menciptakan jin dan manusia, dan Dialah A Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. “Ya Allah, kami mohon kepada-Mu rizki yang halal lagi baik, ilmu yang bermanfa’at dan amalan (kebaikan) yang diterima.

اَللهم اِنْ كَانَ رِزْقُنَا فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتَيْنَا مَااَتَيْتَ مِنْ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Ya Allah seandainya rizki kami masih berada di langit maka turunkanlah, seandainya masih berada di dalam bumi maka keluarkanlah, seandainya masih sukar mudahkanlah, seandainya masih ada yang haram sucikanlah, seandainya masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha-Mu, keelokan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasa-an-Mu. Limpahkanlah pada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh-sholeh

اَللهم اجْعَلْ قَرْيَتَنَا  ……….. هٰذِهِ قَرْيَةً طَيِّبَةً، رَاحِيَةً مَرْخِيَّةً رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً، اٰمِنَةً مُطْمَئِنَّةً تَجْرِىْ فِيْهَا أَحْكَامُكَ وَسُنَّةُ رَسُوْلِكَ، يَا حَيُّ يَاقَيُّوْمُ يَا إِلٰهَنَا وَ  إِلٰهَ كُلِّ شَيْئٍ، هٰذَا حَالُنَا يَا اَللهُ لَا يَخْفٰى عَلَيْكَ. اَللهم اجْعَلْ هٰذِهِ قَرْيَةً اٰمِنَةً وَارْزٌقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ اٰمَنَ مِنْهُمْ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الْآخِرِ.

Ya Allah, jadikanlah desa kami …………….. ini desa yang baik, menyenangkan, memuaskan lagi diridhai,aman dan tenang, belaku hukum-hukum-Mu dan sunah rasul-Mu, wahai Dzat Yang Maha Hidup lagi berdiri sendiri, ya Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu, inilah keadaan kami ya Allah, tiada samar bagi-Mu. ya Allah jadikanlah desa kami ini, desa yang aman sentosa, dan berilah rizki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman kepada Allah dan hari akhir diantara mereka.

اللهم ادْفَعْ عَنَّا اْلغَلَاءَ وَاْلبَلَاءَ وَاْلوَبَاءَ وَاْلفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَاْلبَغْيَ وَالزَّلَازِلَ وَالسُّيُوْفَ وَالشَّدَائِدَ وَاْلفِتَنَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ قَرْيَتِنَا هٰذِهِ خَاصَةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلىٰ كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَّمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ     

Ya Allah jauhkanlah kami dari kemahalan harga, segala bencana, penyakit menular,perbuatan keji,kemungkaran,perbuatan melanggar gakmanusia,gempa bumi, peperangan, pemindasan, fitnah dan peletusan gunung berapi,baik yang nampak maupun yang tersembunyi dari desa kami pada khususnya dan negeri-negeri kaum muslimin pada umumnya, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”.

رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّاِر                    

“Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa neraka”.

وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ اْلاَبْرَارِ. يَا عَزِيْزُ يَا غَفَّارُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Dan masukkanlah kami ke dalam surga beserta orang-orang yang baik-baik. Wahai Dzat Yang Maha Perkasa dan Maha Pengampun, wahai Tuhan semesta alam.

وَصَلىَّ اللهُ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. .. اَلْفَاتِحَهْ ….

Semoga rahmat ta’dhim Allah selalu dilimpah-kan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarganya serta para sahabatnya dan semoga Allah memberi keselamatan,  dan segala puji bagi allah Tuhan semesta alam. Al- Faatihah

Ritual Sedekah Bumi

Pada umumnya ritual sedekah bumi ini dilakukan oleh masyarakat Jawa yang hidup di ladang dan sawah. Ya, ritual ini memang dilakukan untuk mengungkapkan rasa syukur terhadap hasil bumi yang mereka tuai. Lalu bagaimana prosesi ritual sedekah bumi ini dilakukan?

Ya, dalam proses upacara sedekah bumi akan diawali dengan nyekar atau berziarah ke makam. Dimana makam tersebut memang dianggap makam keramat oleh masyarakat setempat. Untuk nyekar sendiri memang dilakukan untuk pemuliaan leluhur dan alam dengan cara memanjatkan doa.

Setelah prosesi nyekar selesai, maka sedekah bumi akan dilanjutkan dengan pelaksanaan kenduri atau makan bersama. Dimana pada biasanya masyarakat Jawa memberikan sebagian hasil panennya untuk diolah menjadi hidangan dan disajikan dalam uparaca sedekah bumi tersebut.

Sementara itu, masyarakat juga akan menyembelih dua ekor kambing yang akan diolah untuk para leluhur. Untuk kegiatan masak memasak ini menjadi simbol dari buyut yang merawat anak cucunya dan memberikan kemakmuran. Lalu sedekah bumi tersebut akan dilanjutkan dengan prosesi tayuban atau nayub yang berupa masyarakat menari berpasangan sebagai simbol kerukunan dan kebersamaan.

Kesimpulan

Nah sobat, kesimpulan dari sedekah bumi ini adalah menjadi perwujudan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rahmat dari hasil bumi. Dan pada era modern saat ini suatu budaya atau tradisi harus disesuaikan dengan arus global agar kelanggengan suatu budaya dan tradisi tetap terjaga.

Demikian beberapa informasi yang dapat sekolah pesantren sampaikan mengenai doa sedekah bumi. Dan perlu kalian ingat! jika melestarikan budaya dan tradisi merupakan salah satu kewajiban agar budaya tersebut tetap terjaga dan bisa dinikmati oleh anak cucu kita nantinya. Namun, kami ingatkan juga untuk melakukan tradisi yang sesuai dengan syariat Islam.